Kajian Selasa Siang : Enam Dampak Cinta Dunia
Saied Almakhtum, M.Pd. / Masjid As-Syifa’
berikut ini adalah ringkasan ceramah Ust. Saied pada program Kajian Rutin Selasa siang di Masjid Asy-Syifa’ yang kali ini beliau mengangkat tema tentang dampak bagi kecintaan yang berlebihan kepada Dunia :
Definisi “Cinta Dunia”
- Cinta dunia yang dimaksud bukanlah mencari harta atau rezeki, karena mencari rezeki adalah wajib bahkan dianjurkan dalam Islam (contohnya rukun Islam seperti salat membutuhkan pakaian, zakat membutuhkan harta, dan haji membutuhkan biaya)
- Cinta dunia yang berbahaya adalah mencari harta kemudian melupakan akhirat (misalnya, terus bekerja sehingga lupa salat)
- Ketika harta berada di tangan orang-orang saleh, harta tersebut menjadi perantara untuk kebaikan di akhirat.
Enam Dampak Buruk Cinta Dunia (Enam Hukuman dari Allah)
Hukuman tersebut dibagi menjadi tiga di dunia dan tiga di akhirat:
Dampak di Dunia (Salatsun Fid Dunya)
- Angan-Angan Tiada Akhir
- Seseorang akan terus memikirkan bagaiman mendapatkan pemasukan lebih besar atau memiliki umur panjang.
- Pikiran yang tertuju pada saldo di ATM atau rekening, jauh lebih diutamakan daripada memikirkan saldo amal saleh untuk akhirat.
- Serakah Tiada Akhir
- Menimbulkan keributan dan perselisihan, bahkan tidak jarang saudara kandung menjadi musuh karena berebut harta warisan
- Penting bagi orang tua untuk membekali anak-anak dengan keimanan dan amal saleh, bukan hanya harta dan ilmu
- Dicabutnya Nikmat Ibadah
- Ini adalah hukuman yang paling berbahaya, di mana seseorang sulit datang untuk beribadah (misalnya, telinga seakan tertutup mendengar azan)
- Berat untuk memegang Al-Qur’an atau bangun untuk salat Subuh. Jika ini terjadi, harus segera beristigfar.
- Musibah besar bukanlah dicabutnya kesehatan atau harta, melainkan hilangnya ketertarikan terhadap ibadah
Dampak di Akhirat (Salatsun Fil Akhirah)
- Ditimpa Ketakutan pada Hari Kiamat
- Orang yang cinta dunia akan diliputi ketakutan saat hari kiamat (sejak tiupan sangkakala pertama dan kedua)
- Semua orang akan sibuk mengurus diri sendiri (likulli imri’im minhum yauma’idzin sya’nuy yughniih).
- Sebaliknya, orang yang mengutamakan akhirat (seperti gemar bersedekah) akan memiliki naungan di hari itu. Sedekah tidak harus besar; bahkan sedekah kecil seperti satu potong pisang godok yang diniatkan tulus bisa menjadi naungan
- Hisab Semakin Sulit
- Hal ini karena di dunia terus menumpuk kekayaan tanpa ditunaikan haknya, tanpa disedekahkan, dan tanpa dikeluarkan zakatnya
- Dianjurkan untuk segera menunaikan hak harta selama masih di dunia
- Kesedihan Berkepanjangan
- Menurut ulama, kesedihan berkepanjangan ini artinya adalah dimasukkan ke dalam neraka Jahannam.
Kesimpulan
Bekerja untuk mencari rezeki adalah ibadah dan harus dilakukan, tetapi jangan sampai melupakan kewajiban untuk beribadah kepada Allah SWT
Video dapat diakses melalui tautan berikut: Kajian Selasa siang | Enam dampak cinta dunia | Ust. Saied Almakhtum, M.Pd
